Pejuang Subuh di SDN 183 Buyuntana, Program Bupati Luwu Timur Bentuk Generasi Religius Sejak Dini
Kilaspubliknews.com, Luwu Timur — Program Pejuang Subuh yang dilaksanakan di SDN 183 Buyuntana, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, Minggu (25/10/2026), menjadi bagian dari upaya mendukung program Pemerintah Kabupaten Luwu Timur di bawah kepemimpinan Bupati Irwan Bachri Syam dalam menanamkan nilai-nilai religius kepada generasi muda.
Program ini tidak sekadar membiasakan siswa melaksanakan salat Subuh, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta memperkuat pendidikan moral dan spiritual sejak usia dini.
Melalui pembiasaan tersebut, para siswa diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Kepala SDN 183 Buyuntana Rismasari menyambut positif pelaksanaan program Pejuang Subuh yang menjadi salah satu upaya membangun karakter peserta didik melalui pendekatan keagamaan.
Menurutnya, pembiasaan ibadah sejak dini sangat penting untuk membentuk generasi yang disiplin, berakhlak mulia, dan memiliki kesadaran dalam menjalankan kewajiban sebagai umat beragama.
Ia juga berharap program yang digagas Pemerintah Kabupaten Luwu Timur tersebut dapat terus berjalan secara berkelanjutan dengan dukungan pihak sekolah dan orang tua siswa.
Program Pejuang Subuh diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi juga mampu membentuk kebiasaan positif yang melekat dalam diri anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus mendorong penguatan karakter generasi muda yang religius dan berintegritas, sejalan dengan upaya mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas.
Musdiana







Komentar (0)