Minggu, 1 November 2026

Dinkes Lutim Gerak Cepat Tangani Siswa SMAN 4, Kondisi Korban Terus Dipantau

Kilaspubliknews.com, Lutim – Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur bergerak cepat melakukan penanganan terhadap puluhan siswa dan guru SMA Negeri 4 Luwu Timur yang mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dalam kegiatan Bazar Kelas, Senin (5/10/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur, dr. Helmy Kahar, M.Tr.Adm.Kes., memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat sesuai kondisi masing-masing.

Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 85 siswa dan tiga orang guru mengalami keluhan kesehatan, di antaranya muntah, sakit perut, sesak hingga diare.

Penanganan dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, yakni Puskesmas Mangkutana, Puskesmas Tomoni dan Puskesmas Tomoni Timur. Sementara korban yang membutuhkan penanganan lebih lanjut telah dirujuk ke RSUD I Lagaligo.

dr. Helmy Kahar mengatakan, tenaga kesehatan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi para korban yang menjalani perawatan. Sebagian pasien dilaporkan mulai menunjukkan kondisi membaik setelah mendapatkan penanganan medis.

“Penanganan dan pemantauan terhadap korban terus kami lakukan. Kami memastikan pasien mendapatkan pelayanan sesuai dengan kondisi masing-masing,” ujar dr. Helmy Kahar.

Dinas Kesehatan juga terus berkoordinasi dengan pihak sekolah, puskesmas, rumah sakit dan pemerintah daerah untuk memperbarui data serta memantau perkembangan kondisi seluruh korban.

Dalam proses pemantauan tersebut, Camat Mangkutana Darmawati, SE., turut mendampingi Bupati Luwu Timur bersama jajaran Dinas Kesehatan di lapangan.

Dari sekitar 150 orang yang menerima makanan dalam kegiatan Bazar Kelas tersebut, pendataan dan pemantauan masih terus dilakukan untuk memastikan kondisi seluruh pihak yang mengonsumsi makanan.

Terkait penyebab munculnya keluhan kesehatan, Dinas Kesehatan menegaskan bahwa pemeriksaan masih berlangsung. Karena itu, penyebab pasti kejadian belum dapat disimpulkan dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur memastikan pelayanan kesehatan terhadap seluruh korban tetap menjadi prioritas, dengan pemantauan dilakukan secara berkelanjutan hingga kondisi para pasien dinyatakan stabil.

Tim

Bagikan:

Baca Juga

Komentar (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *